Get Adobe Flash player

Author Archive

Tips Meningkatkan Kecerdasan Logika

6Kata “logika” dan “nalar” mungkin bagi sebagian besar orang cukup menakutkan. Mereka membayangkan sesuatu semacam ujian sarjana di perguruan tinggi. Mereka cenderung berpikir bahwa “bersikap logis” adalah suatu karakteristik yang lebih kurang merupakan sifat keturunan atau bawaan.

Tapi sesungguhnya, berpikir logis adalah sesuatu yang alami, seperti halnya bernafas, berjalan, melihat, makan, dan merasakan. Semuanya berkaitan dengan otak, demikian juga dengan proses berpikir logis. Dan dalam hal ini, kita semua memiliki jutaan  rangkaian logika; dan satu bagian besar dari otak, cerebal cortex, ditugaskan untuk menanganinya.

Kita menggunakan nalar sepanjang waktu. Proses ini sedemikian alami sehingga kita tidak pernah memperhatikannya. Itulah mengapa kita sering merasa sangat tidak logis. Dan jika perhatian kita tidak tertuju padanya, kita jarang menyadari saat-saat dimana kita menggunakan logika secara alami.

Anda menerapkan proses berpikir logis untuk menyelesaikan masalah setiap kali anda memutuskan untuk melakukan sesuatu dan tidak melakukan yang lainnya. Misalnya saat anda memutuskan untuk memasukkan stapler ke laci meja paling atas, bukan paling bawah, karena anda sering menggunakan benda tersebut.

Juga saat anda memutuskan untuk mengakhiri hubungan anda dengan seseorang karena setelah dua tahun, orang tersebut masih juga belum tertarik untuk memberikan komitmennya.

Saat anda memutuskan berkompromi dengan dua saudara anda dalam membagi warisan ibu, untuk menghindari hal-hal yang hanya akan menimbulkan sakit hati dan kebencian. Dan juga saat anda memutuskan untuk memasak kentang lebih dulu karena kentang membutuhkan waktu yang lebih lama dalam memasaknya dibandingkan steak.

Tips meningkatkan intelegensi visual

41.      Setiap hari usahakan untuk memperhatikan pola-pola visual yang terdapat di sekeliling anda. Anda bisa menemukannya dalam laporan pendapatan dan pengeluaran, dalam data-data statistik, dalam fluktuasi pasar, atau pun dalam melihat prakiraan cuaca. Anda juga akan menemukan bahwa jika anda melihat suatu pola yang terpotong, inteligensi visual anda akan berusaha mencari bagian-bagian yang tidak ada.

2.      Memperhatikan bangunan, pagar, lapangan parkir, dan konstruksi fisik lainnya. Cari pola-polanya (pola tersebut sesungguhnya telah lama ada, mungkin anda hanya belum memperhatikannya). Pagar di halaman rumah anda yang memiliki pola segi empat, atau bentuk X besar. Bangunan dengan susunan batu bata berbentuk zig-zag, menara, papan catur, dan pola-pola lainnya. Mobil-mobil di lapangan parkir ada yang di parkir sembarangan, dan ada yang di parkir dengan bentuk baris dua-dua atau tiga-tiga.

3.      Memperhatikan desain-desain pakaian yang dikenakan oleh orang-orang. Cari pola-polanya dan anda akan menemukan banyak sekali, hingga mungkin anda akan kewalahan: pola bintik-bintik, pola persegi, kotak-kotak, permainan warna, pola-pola aneh yang dibuat dengan sengaja, dan sebagainya. Anda bahkan akan menemukan pola-pola dalam gaya: berbagai pola yang hanya menggunakan satu kancing, rok mini, celana pendek dengan kantong panjang dan sebagainya.

4.      Memperhatikan cara orang-orang bertindak. Cari pola-pola dalam kesamaan dan dalam perbedaan. Salah seorang teman anda mungkin selalu menyilangkan tangannya saat sesuatu yang menyenangkan terjadi, salah seorang rekan anda selalu menutup pintu kantornya setelah pertemuan pemasaran hari Jum’at; pasangan anda terlihat gembira setiap kali anda berencana menonton film bersama – dan dari semua ini anda bisa memperoleh petunjuk-petunjuk yang berkaitan dengan kepribadian dan motif mereka.

5.      Memfokuskan perhatian pada permasalahan yang tengah anda hadapi (yang ada kaitannya dengan elemen visual). Sebagai contoh, saat di kantor anda mungkin mengamati pola yang menunjukkan bahwa asisten anda kehilangan waktu hampir selama satu jam setiap hari karena dia harus beberapa kali mondar-mandir ke ruang fotokopi untuk menyalin dokumen. Atau, seperti yang saya alami, anda senang bersembunyi di suatu ruangan yang anda sukai dan bersantai sambil mengamati beberapa benda yang baru saja dikirim ibu anda. Atau anda mungkin menghadapi masalah produksi di mana segala sesuatunya dianggap berjalan lancar bagi pegawai yang bertugas memasang tangan dan kaki boneka, tapi dianggap ada masalah oleh pegawai yang bertugas menghias dan mengecat boneka.

6.      Memperhatikan pola untuk menemukan solusi. Sesungguhnya, solusi seringkali ada secara implisit dalam perumusan anda atas permasalahan, dan ini sudah cukup bagi inteligensi visual anda untuk melompat ke arah solusi yang diinginkan. Dalam contoh tentang sekretaris anda yang kehilangan satu jam setiap hari karena harus bolak-balik ke ruang fotokopi, cukup masuk akal bila solusinya adalah dengan memindahkan mesin fotokopi  ke ruangan sekretaris anda atau sebaliknya. Untuk masalah produksi, terlihat jelas bahwa memang lebih mudah memasang tangan dan kaki boneka dibandingkan dengan menghias dan mengecatnya, jadi anda bisa menambahkan pegawai bagian pengecatan, untuk mempercepat proses produksi.

Semakin lama waktu yang anda luangkan dalam mencari, dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pola seperti ini, maka semakin besar pula anda memberikan kesempatan perkembangan bagi inteligensi visual anda. Yang lebih penting lagi, anda akan menemukan bahwa inteligensi visual anda mampu mengisi semua ruang kosong, menunjukkan konteks atau arti yang lebih besar, dan menyelesaikan permasalahan yang ada.

Tips Mudah Ingat

ahaAda beberapa tips yang dapat membantu anda untuk  mengingat  pidato yang akan anda sampaikan atau belajar untuk ujian atau sekadar mencoba mengingat hal-hal dengan lebih baik.   Berikut beberapa hal yang dapat membantu Anda memaksimalkan memori Anda.

Salah satu tips memori paling mendasar adalah  pengulangan. Semakin kita mengulang semakin baik bagi  ingatan kita. Namun bukan berarti kita bisa dengan cepat mengingat sesuatu dengan sempurna hanya dengan mengulang lima kali sebelum ujian. Karena pengulangan membutuhkan waktu dan frekuensi.

Maksudnya  pengulangan akan berfungsi maksimal jika Anda menggunakannya, kemudian beri pikiran Anda istirahat dan kemudian anda  kembali lagi dan menggunakan pengulangan lagi.

Siklus pengulangan, istirahat, pengulangan membantu pikiran untuk memperkuat memori informasi apa pun yang sedang Anda coba untuk jadikan pegangan.  Ini berarti Anda harus mengalokasikan cukup waktu untuk mengikuti proses ini.

Tips lain adalah Asosiasi yaitu dengan  menggunakan sesuatu yang akrab dengan anda, gambar atau lagu untuk membantu mengingat sesuatu.  Anda “mengaitkan” potongan informasi yang Anda ingin  menghafalnya dengan dengan gambar, lagu atau kata lain yang lebih akrab dengan anda.

Ketika  Anda menemukan kesulitan untuk mengingat sesuatu yang anda ingin sampaikan anda dapat melihat item atau mengingat lagu atau kata yang anda suka dan ini akan membantu Anda untuk mengingat informasi yang berkaitan dengannya. Titik utamanya adalah  membuat asosiasi yang mudah bagi Anda untuk mengingat  sesuatu daripada hanya mengingat potongan informasi itu sendiri.